TAK PUNYA EMPATI, MENHUB KENA SEMPROT PEMUDIK SA'AT BERKUJUNG KE PELABUHAN KETAPANG BANYUWANGI
Dudy Purwagandhi disemprot pemudik di Pelabuhan Ketapang. Simak reaksi dan dampak emosionalnya!
Menhub Dudy Purwagandhi Kena Kritikan Saat Kunjungan ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menuai kontroversi setelah kedatangannya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada Selasa (17/3) pukul 13.30 WIB. Dudy dan rombongannya melenggang ke dermaga 4 dan naik ke kapal KMP Darma Rucitra, meninggalkan ratusan penumpang yang telah antre selama 4-5 jam. Para sopir dan pemudik yang sudah menunggu lama merasa kecewa dengan sikap Dudy. Mereka membunyikan klakson sebagai protes, namun rombongan menteri itu tidak menghiraukan.
Reaksi Pemudik dan Dampak Emosional
Yohanes (42), warga Jakarta yang hendak mudik ke Bali, mengungkapkan,
“Tidak punya empati, kami masih punya hati. Kalau tidak, kami merangkak masuk saja ke kapal tadi yang katanya rusak, ternyata bisa digunakan untuk mengangkut rombongan menteri.”
Kekecewaan ini mencerminkan perasaan banyak pemudik yang merasa diabaikan dalam situasi yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah. Anthony (51) juga menyampaikan kekecewaannya,
“Anak istri saya kelaparan. Kami mau Nyepi di Bali dan solar sudah menipis. Tidak tahu bisa sampai tidak ke SPBU nanti.”
Konteks dan Tindakan Pemerintah
Dudy sebelumnya memimpin rapat koordinasi kesiapan Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi. Ia menyatakan bahwa pemerintah terus melakukan upaya untuk mengatasi kepadatan kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, termasuk menambah jumlah kapal menjadi 35 unit. Namun, insiden ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan yang dicanangkan dan realitas yang dihadapi oleh masyarakat. Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pemerintah mendengarkan keluhan masyarakat, terutama dalam situasi kritis seperti mudik.